Kilas Kegiatan

Seminar Keputrian Dago

Keputrian DagoTanggal 26 Maret yang lalu, Keputrian Dago dengan koordinatornya Mbak Venita mengadakan acara “Seminar Kesehatan Reproduksi Wanita”. Bertempat di Masjid Al-Irsyad alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar dan sukses. Pesertanya cukup banyak dari remaji yang masih duduk di bangku sekolah, pemudi-pemudi serta ibu-ibu yang peduli dengan kesehatan reproduksi mereka.

Acara seminar yang dibawakan oleh dr. Diana ini mengangkat tema utama yang selalu diingatkan kepada generus, yakni “Menjaga pelanggaran had antara perempuan dan lelaki”. Para peserta mendapat penjelasan mengenai organ-organ reproduksi wanita, dan cara-cara perawatan yang tepat. Selain itu dijelaskan pula hal-hal yang sering dialami oleh kaum perempuan seperti menstruasi, keputihan hingga kehamilan.

Acara seminar berjalan lebih interaktif lagi saat dibuka sesi diskusi tanya jawab. Sebagai akhir acara diadakan pemutaran video yang memperlihatkan seorang Ibu berjuang keras antara hidup dan mati demi melahirkan baik secara normal maupun lewat operasi caesar. Suguhan terakhir ini membuat para peserta sadar akan perjuangan Bunda untuk melahirkan dan merawat kita hingga dewasa. Menggerakkan hati untuk senantiasa menyayangi beliau, dan Ayah sebagai kedua orang tua tentunya.

Melalui seminar ini, para wanita diajak untuk selalu mensyukuri karunia Allah SWT. sehingga rasa syukur sebagai Kaum Hawa semakin bertambah. Ingat wanita, para pejuang agama kelak akan lahir dari rahim kalian!

(uul) 0409.

Kunjungan Cibodasari

CibodasariHari Minggu, tanggal 15 Maret yang lalu, alhamdulillah kita kedatangan tamu rombongan Muda-mudi Cibodasari Tangerang Kota; para pemuda-pemudi yang riang gembira, penuh semangat, saling rukun, kompak, kerja sama yang baik, dan tolong-menolong.

Mereka berkunjung ke Cipaganti, dan juga keliling ke beberapa tempat dalam rangka ‘tour perkenalan‘ untuk mempersiapkan acara anjangsana yang insya Allah (jika semua lancar dan tidak ada hambatan) akan dilaksanakan pada Bulan Juli mendatang. Selain Masjid Al-Haq, dengan ditemani beberapa teman MM Bandung Utara, sejumlah masjid lain yang sempat dikunjungi yaitu Al-Irsyad Dago, Baitul Haq Setiabudhi, Nashrulloh Lembang, juga masjid uniknya Bapak Cacam di Cibogo.

Tidak berhenti di situ saja, warna tour kita ini makin mencerah riang gembira ketika perjalanan dilanjutkan ke Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu dan Air Panas Ciater. Walaupun kemudian hujan mengguyur, kita tidak berhenti untuk terus menjelajahi keunikan Kota Bandung ‘our beautiful city‘ ini. Acara dilanjutkan dengan wisata kuliner, mulai dari Cireng isi wortel dan sosis – yang kata mereka ‘aneh‘, Siomay ‘big-size‘ – yang sekali gigit kenyang, Bajigur, Bandrek – yang menurut mereka seperti rasa obat, hingga menu paling ditunggu yang merupakan penutup: ‘Surabi Imut’.

Meski seluruh acara baru rampung setelah hari gelap, namun senyum di wajah setiap kita sepertinya adalah harga yang nilainya melebihi apapun mengingat kerukunan, kekompakan, dan tolong-menolong yang bisa kita jalin bersama. Adalah sebuah rohmat dari Allah, Dzat yang telah menyatukan beberapa hati manusia. Beberapa insan yang mulanya tidak saling mengenal, saat bertemu seolah seperti yang sudah lama kenal; dalam cengkrama, tutur kata, canda tawa, dan jalinan asa. Semoga Allah senantiasa menetapkan kita dalam persaudaraan Qur’an-Hadits. Amiiin!

(red) 0309.

Sarijadi Goes to Kediri

SarijadiKawan-kawan kita di Sarijadi alhamdulillah tanggal 6 – 8 Maret yang lalu baru saja melaksanakan acara kerukunan, ‘tour barokah‘ yang disponsori oleh UB-nya. Lokasi tujuannya sangat dahsyat, yaitu Pondok Pesantren Burengan Kediri, Pondok Pesantren Gadingmangu Jombang, juga mengunjungi saudara-saudara kita di Yogyakarta berikut jalan-jalan di Malioboro. Saat di Gadingmangu, mereka bertemu siswa-siswi pondok yang berasal dari Bandung, dan mereka mempresentasikan tentang program pendidikan di sana. Di luar dugaan, lebih dari pondok pesantren biasa, ternyata mereka memiliki banyak program tambahan yang sangat menarik dan bisa dibilang ‘hi-tech‘. Di antarnya, dalam urusan mencari ilmu saja mereka memiliki jadwal pengajian on-line lewat internet. Luar biasa bukan? Tak heran, Gadingmangu walaupun secara letaknya agak ndeso, namun menjadi pilihan banyak teman kita dari kota-kota besar termasuk Bandung untuk menimba ilmu Qur’an-Hadits di sana.

Beurang ulin ka malioboro,

Kade hilap dipayungan

Ulah wae cicing di jero,

Hayu urang acara kerukunan!

(red) 0309.

Workshop Pembekalan Pembina Cabe Rawit Setiabudhi

SetiabudhiDalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan generus, terutama cabe rawit kita di Setiabudhi pada tanggal 22 Maret di Masjid Hasanurrohmah Cipedes telah diadakan ‘Workshop Pembekalan Pembina Cabe Rawit’ yang diisi oleh pemateri bapak psikolog pakar pendidik kita di Bandung Utara, H. Indra Maulana. Pesertanya adalah para mubaligh-mubalighot, juga  muda-mudi yang turut memiliki peran sebagai pengajar adik-adik cabe rawit di tempatnya. Di kupas dalam acara ini tentang bagaimana memahami karakteristik cabe rawit, berkomunikasi yang efektif dengan mereka, membangun kepercayaan diri pengajar, dan komitmen antara orang tua-pengajar-anak. Pak Indra

Acara yang dikemas secara menarik diselingi dengan games simulasi sehingga terasa fun ini merupakan satu dari serangakaian kegiatan penunjang pembinaan generus di Bandung Utara yang sasarannya adalah para orang tua, pengajar, dan tokoh setempat. Rencananya insya Allah kegiatan seperti ini akan diadakan pula di masjid- masjid saudara kita yang lain di Bandung Utara, bahkan menurut kabar sudah ada pula permintaan dari Bandung Selatan.

(red) 0309.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s